Kisah singkat Nabi zakaria a.s
zakaria a.s adalah keturunan nabi sulaiman a.s dan beliau ini adalah ulama besar dalam kalangan bani israil. Istrinya bernama isya saudara perempuan dari hannah istri imran, salah seorang pembesar dar kalangan bani israil.
Hannah (istri imran) sangat ingin mempunyai anak, sehingga ia berdo'a kpda allah, dan bernazar jika dia memiliki anak maka dia akan menyerahkan anak nya untuk berbakti kpda allah yaitu dg memberikannya ke baitulmaqdas(terdapat dlm firman allah surat ali imran ayat 35-36)
Allah pun mendengar do'a hannah. Lahirlah seorang anak perempuan yg bernama maryam.
Nabi zakaria memelihara maryam
sewaktu maryam akan diserahkan untuk dipelihara oleh kepala pimpinan rumah allah itu (baitulmaqdas) sesuai nazar hannah. Para pimpinan pun berebutan ingin mengasuhnya, oleh karna itu di adakanlah undian dg cara, mereka pergi ke sebuah sungai, di sana mereka letakkan kalam2 mereka dan barang siapa kalamnya terapung, maka dialah yg berhak mengasuh maryam, kiranya kalam nabi zakarialah yg terapung, maka nabi zakaria lah yg mengasuh si maryam.
Nabi zakaria sangat berhati2 menjaga maryam terutama ketika dia telah beranjak dewasa, dg membuatkan maryam sebuah kamar, dan apabila nabi zakaria berpergian, maka beliau menguncinya. Sehingga maryam menjadi gadis pingit.
Tetapi sangat aneh, apabila zakaria dtg dia melihat banyak makanan yg tersedia di dekat maryam.
Bertanyalah nabi zakaria ''hai maryam, darimana engkau memperoleh makanan ini?''
maryam menjawab '' saya peroleh dari allah.
(terdpat dlm firman allah surat ali 'imran ayat 37)
nabi zakaria ingin memperolah anak
setelah nabi zakaria melihat kesalehan siti maryam.
Zakaria berdo'a kpda allah agar dia memperoleh anak yg shaleh yg akan menggantikannya di kemudian hari..
Sedangkan waktu itu nabi zakaria sudah amat tua (berumur ratusan tahun). Sedangkan istrinya tidak bisa memiliki keturunan. (terdapat dalam firman allah surat maryam ayat 2-6)
zakaria a.s adalah keturunan nabi sulaiman a.s dan beliau ini adalah ulama besar dalam kalangan bani israil. Istrinya bernama isya saudara perempuan dari hannah istri imran, salah seorang pembesar dar kalangan bani israil.
Hannah (istri imran) sangat ingin mempunyai anak, sehingga ia berdo'a kpda allah, dan bernazar jika dia memiliki anak maka dia akan menyerahkan anak nya untuk berbakti kpda allah yaitu dg memberikannya ke baitulmaqdas(terdapat dlm firman allah surat ali imran ayat 35-36)
Allah pun mendengar do'a hannah. Lahirlah seorang anak perempuan yg bernama maryam.
Nabi zakaria memelihara maryam
sewaktu maryam akan diserahkan untuk dipelihara oleh kepala pimpinan rumah allah itu (baitulmaqdas) sesuai nazar hannah. Para pimpinan pun berebutan ingin mengasuhnya, oleh karna itu di adakanlah undian dg cara, mereka pergi ke sebuah sungai, di sana mereka letakkan kalam2 mereka dan barang siapa kalamnya terapung, maka dialah yg berhak mengasuh maryam, kiranya kalam nabi zakarialah yg terapung, maka nabi zakaria lah yg mengasuh si maryam.
Nabi zakaria sangat berhati2 menjaga maryam terutama ketika dia telah beranjak dewasa, dg membuatkan maryam sebuah kamar, dan apabila nabi zakaria berpergian, maka beliau menguncinya. Sehingga maryam menjadi gadis pingit.
Tetapi sangat aneh, apabila zakaria dtg dia melihat banyak makanan yg tersedia di dekat maryam.
Bertanyalah nabi zakaria ''hai maryam, darimana engkau memperoleh makanan ini?''
maryam menjawab '' saya peroleh dari allah.
(terdpat dlm firman allah surat ali 'imran ayat 37)
nabi zakaria ingin memperolah anak
setelah nabi zakaria melihat kesalehan siti maryam.
Zakaria berdo'a kpda allah agar dia memperoleh anak yg shaleh yg akan menggantikannya di kemudian hari..
Sedangkan waktu itu nabi zakaria sudah amat tua (berumur ratusan tahun). Sedangkan istrinya tidak bisa memiliki keturunan. (terdapat dalam firman allah surat maryam ayat 2-6)
