101
HADITS NABI MUHAMMAD SAW TENTANG AKHLAQ MULIA
"Paling dekat dengan aku kedudukannya pada hari kiamat adalah orang
yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kamu ialah yang paling baik terhadap
keluarganya". (HR. Ar-Ridha)
Rasulullah
SAW bersabda, "Sesungguhnya seorang Mukmin-karena kebaikan
akhlaknya-menyamai derajat orang yang biasa melakukan shaum dan menunaikan
shalat malam." (HR Abu Dawud)
Dari Abu
Ad-Darda' radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«مَا مِنْ شَيْءٍ
يُوضَعُ فِي المِيزَانِ أَثْقَلُ مِنْ حُسْنِ الخُلُقِ، وَإِنَّ صَاحِبَ حُسْنِ الخُلُقِ
لَيَبْلُغُ بِهِ دَرَجَةَ صَاحِبِ الصَّوْمِ وَالصَّلَاةِ» [سنن الترمذي: صحيح]
Tidak ada
sesuatu yang diletakkan pada timbangan hari kiamat yang lebih berat daripada
akhlak yang mulia, dan sesungguhnya orang yang berakhlak mulia bisa mencapai
derajat orang yang berpuasa dan shalat. [Sunan Tirmidzi: Sahih]
Rasulullah
SAW bersabda,"Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat
kedudukannya dengan majelisku pada Hari Kiamat nanti adalah orang yang paling
baik akhlaknya. Sebaliknya, orang yang aku benci dan paling jauh dari diriku
adalah orang yang terlalu banyak bicara (yang tidak bermanfaat, pen.) dan
sombong." HR at-Tirmidzi).
Baginda
Rasulullah SAW menyebut sejumlah keistimewaan akhlak mulia ini. Saat beliau
ditanya tentang apa itu kebajikan (al-birr), misalnya, beliau lansung menjawab,
"Al-Birr husn al-khulq (Kebajikan itu adalah akhlak mulia." (HR
Muslim).
Beliau
bahkan bersabda, "Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan
seorang Mukmin pada Hari Kiamat nanti selain akhlak mulia. Sesungguhnya Allah
membenci orang yang berbuat keji dan berkata-keta keji." (HR at-Tirmidzi)
Rasulullah
SAW pun menyebut Muslim yang berakhlak mulia sebagai manusia terbaik. Beliau
bersabda, "Sesungguhnya yang terbaik di antara kalian adalah yang paling
baik akhlaknya." (HR al-Bukhari dan Muslim).
Dari Sahl
bin Sa'ad radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
إن الله يحب
معالي الأخلاق ويكره سفسافها [المعجم الكبير للطبراني: صححه الألباني]
Sesungguhnya Allah mencintai akhlak yang mulia dan membenci akhlak yang
buruk. [Al-Mu'jam Al-Kabiir: Sahih]
An-Nawwaas
bin Sim'aan Al-Anshary radiyallahu 'anhu berkata: Aku bertanya kepada
Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam tentang kebaikan dan keburukan, dan
Rasulullah menjawab:
«الْبِرُّ حُسْنُ
الْخُلُقِ، وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي صَدْرِكَ، وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ
النَّاسُ» [صحيح مسلم]
Kebaikan
adalah akhlak yang baik, dan keburukan adalah sesuatu yang mengganjal di dadamu
(hatimu), dan kamu tidak suka jika orang lain mengetahuinya. [Sahih Muslim]
Dari Abu
Umamah radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«أَنَا زَعِيمٌ
بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا، وَبِبَيْتٍ
فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِي
أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ» [سنن أبي داود: حسن]
Saya
menjamin sebuah rumah tepi surga bagi orang meninggalkan debat sekalipun ia
benar, dan sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang tidak berbohong sekalipun
hanya bergurau, dan rumah di atas surga bagi orang yang mulia akhlaknya. [Sunan
Abi Daud: Hasan]
Dari Jabir
bin Samurah radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
" إِنَّ
أَحْسَنَ النَّاسِ إِسْلَامًا، أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا " [مسند أحمد: صحيح]
Sesungguhnya orang yang paling baik keislamannya adalah yang paling baik
akhlaknya. [Musnad Ahmad: Sahih]
Dari Jabir
radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«إِنَّ مِنْ
أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ
أَخْلَاقًا، وَإِنَّ أَبْغَضَكُمْ إِلَيَّ وَأَبْعَدَكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ
القِيَامَةِ الثَّرْثَارُونَ وَالمُتَشَدِّقُونَ وَالمُتَفَيْهِقُونَ» [سنن الترمذي:
صحيح]
Sesungguhnya yang paling aku cintai dari kalian dan yang paling dekat
tempatnya dariku di hari kiamat adalah yang paling mulia akhlaknya, dan yang
paling aku benci dari kalian dan yan paling jauh tempatnya dariku di hari
kiamat adalah yang banyak bicara, angkuh dalam berbicara, dan sombong. [Sunan
Tirmidzi: Sahih]
Dari Abu
Hurairah radiyallahu 'anhu; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
لن تسعوا الناس
بأموالكم ولكن يسعهم منكم بسط الوجه وحسن الخلق [مسند البزار: حسنه الألباني]
Kalian
tidak akan mempu memberi kepada semua orang dengan hartamu, akan tetapi kamu
bisa memberi kepada semua orang dengan senyuman dan akhlak mulia. [Musnad
Al-Bazzar: Hasan]
Dari Ibnu
Mas'ud dan Aisyah radiyallahu 'anhuma; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam
sering berdoa ...
" اللهُمَّ
أَحْسَنْتَ خَلْقِيْ، فَأَحْسِنْ خُلُقِيْ "
Ya Allah
.. Engkau telah memuliakan penciptaanku, maka muliakanlah akhlakku. [Musnad
Ahmad: Sahih]
Jabir bin
Abdillah radiyallahu 'anhuma berkata: Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam
ketika memulai salat ia bertakbir kemudian membaca ...
«إِنَّ صَلَاتِي
وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَبِذَلِكَ
أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ. اللَّهُمَّ اهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَعْمَالِ
وَأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَقِنِي سَيِّئَ
الْأَعْمَالِ وَسَيِّئَ الْأَخْلَاقِ لَا يَقِي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ»
"Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk
Allah Rabb semesta alam tiada sekutu bagi-Nya, dan demikianlah aku
diperintahkan dan aku bagian dari orang Islam, Ya Allah berilah aku amalan yang
terbaik dan akhlak yang paling mulia, tiada yang bisa memberi yang terbaik
selain Engkau, dan lindungilah aku dari amalan dan akhlak yang buruk, tidak ada
yang bisa melindungiku dari hal yang buruk selain Engkau". [Sunan
An-Nasa'i: Sahih]
Ummu
Salamah, isteri Nabi Saw bertanya, "Ya Rasulullah, seorang wanita dari
kami ada yang kawin dua, tiga dan empat kali lalu dia wafat dan masuk surga
bersama suami-suaminya juga. Siapakah kelak yang akan menjadi suaminya di
surga?" Nabi Saw menjawab, "Dia disuruh memilih dan yang dia pilih
adalah yang paling baik akhlaknya dengan berkata, "Ya Robbku, orang ini
ketika dalam negeri dunia paling baik akhlaknya terhadapku. Kawinkanlah aku
dengan dia. Wahai Ummu Salamah, akhlak yang baik membawa kebaikan untuk
kehidupan dunia dan akhirat." (HR. Ath-Thabrani)
"Kamu
tidak bisa memperoleh simpati semua orang dengan hartamu tetapi dengan wajah
yang menarik (simpati) dan dengan akhlak yang baik." (HR. Abu Ya'la dan
Al-Baihaqi)
"Kebajikan itu ialah akhlak yang baik dan dosa itu ialah sesuatu
yang merisaukan dirimu dan kamu tidak senang bila diketahui orang
lain."(HR. Muslim)
Ya
Rasulullah, terangkan tentang Islam dan aku tidak perlu lagi bertanya-tanya
kepada orang lain. Nabi Saw menjawab, "Katakan: 'Aku beriman kepada Allah
lalu bersikaplah lurus (jujur)'." (HR. Muslim)
"Jauhilah segala yang haram niscaya kamu menjadi orang yang paling
beribadah. Relalah dengan pembagian (rezeki) Allah kepadamu niscaya kamu menjadi
orang paling kaya. Berperilakulah yang baik kepada tetanggamu niscaya kamu
termasuk orang mukmin. Cintailah orang lain pada hal-hal yang kamu cintai bagi
dirimu sendiri niscaya kamu tergolong muslim, dan janganlah terlalu banyak
tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa itu mematikan hati." (HR.
Ahmad dan Tirmidzi)
"Di
antara akhlak seorang mukmin adalah berbicara dengan baik, bila mendengarkan
pembicaraan tekun, bila berjumpa orang dia menyambut dengan wajah ceria dan
bila berjanji ditepati. (HR. Ad-Dailami)
"Tidak ada kemelaratan yang lebih parah dari kebodohan dan tidak
ada harta (kekayaan) yang lebih bermanfaat dari kesempurnaan akal. Tidak ada
kesendirian yang lebih terisolir dari ujub (rasa angkuh) dan tidak ada
tolong-menolong yang lebih kokoh dari musyawarah. Tidak ada kesempurnaan akal
melebihi perencanaan (yang baik dan matang) dan tidak ada kedudukan yang lebih
tinggi dari akhlak yang luhur. Tidak ada wara' yang lebih baik dari menjaga
diri (memelihara harga dan kehormatan diri), dan tidak ada ibadah yang lebih
mengesankan dari tafakur (berpikir), serta tidak ada iman yang lebih sempurna
dari sifat malu dan sabar. (HR. Ibnu Majah dan Ath-Thabrani)
"Menghemat dalam nafkah separo pendapatan (belanja), dan mengasihi
serta menyayangi orang lain adalah separo akal, sedangkan bertanya dengan baik
adalah separo ilmu. (HR. Ath-Thabrani)
"Kemuliaan orang adalah agamanya, harga dirinya (kehormatannya)
adalah akalnya, sedangkan ketinggian kedudukannya adalah akhlaknya." (HR.
Ahmad dan Al Hakim)
"Kebijaksanaan adalah tongkat yang hilang bagi seorang mukmin. Dia
harus mengambilnya dari siapa saja yang didengarnya, tidak peduli dari sumber
mana datangnya." (HR. Ibnu Hibban) Artinya kita jangan melihat siapa yang
memberi nasehat tapi apa isi nasehatnya. Yakinlah bahwa segala kebenaran itu
datangnya dari Allah SWT, dan segala sesuatu hanya sebagai perantara.
"Kalau kamu sudah tidak punya malu lagi (tidak punya akhlaq),
lakukanlah apa yang kamu kehendaki." (HR. Bukhari)
"Tidak ada sesuatu yang ditelan seorang hamba yang lebih afdhol di
sisi Allah daripada menelan (menahan) amarah yang ditelannya karena keridhoan
Allah Ta'ala." (HR. Ahmad)
Seorang
sahabat berkata kepada Nabi Saw, "Ya Rasulullah, berpesanlah
kepadaku." Nabi Saw berpesan, "Jangan suka marah (emosi)."
Sahabat itu bertanya berulang-ulang dan Nabi Saw tetap berulang kali berpesan, "Jangan
suka marah." (HR. Bukhari)
"
Barangsiapa banyak diam maka dia akan selamat. (HR. Ahmad)
"Hati-hatilah terhadap prasangka. Sesungguhnya prasangka adalah
pembicaraan paling dusta. (HR. Bukhari)
"Bukan akhlak seorang mukmin berbicara dengan lidah yang tidak
sesuai kandungan hatinya. Ketenangan (sabar dan berhati-hati) adalah dari Allah
dan tergesa-gesa (terburu-buru) adalah dari setan. (HR. Asysyihaab)
"Seorang yang baik keislamannya ialah yang meninggalkan apa-apa
yang tidak berkepentingan dengannya. (HR. Tirmidzi)
"Dekatkan dirimu kepada-Ku (Allah) dengan mendekatkan dirimu kepada
kaum lemah dan berbuatlah ihsan kepada mereka. Sesungguhnya kamu memperoleh
rezeki dan pertolongan karena dukungan dan bantuan kaum lemah di kalangan
kamu." (HR. Muslim)
"Barangsiapa rendah hati kepada saudaranya semuslim maka Allah akan
mengangkat derajatnya, dan barangsiapa mengangkat diri terhadapnya maka Allah
akan merendahkannya." (HR. Ath-Thabrani)
"Allah mewahyukan kepadaku agar kamu berprilaku rendah hati agar
tidak ada orang yang menzalimi orang lain atau menyombongkan dirinya terhadap
orang lain. (HR. Ahmad)
"Sifat malu adalah dari iman dan keimanan itu di surga, sedangkan
perkataan busuk adalah kebengisan tabi'at dan kebengisan tabi'at di neraka.
(HR. Bukhari dan Tirmidzi)
"Sesungguhnya cemburu (yakni cemburu yang wajar dan masuk akal
adalah bagian) dari keimanan. (HR.
Al-Baihaqi dan Ibnu Babawih)
"Kebajikan ialah akhlak yang baik dan dosa ialah sesuatu yang
mengganjal dalam dadamu dan kamu tidak suka bila diketahui orang lain. (HR.
Muslim)
"Mintalah fatwa (keterangan hukum) kepada hati dan jiwamu.
Kebajikan ialah apa yang menyebabkan jiwa dan hati tentram kepadanya, sedangkan
dosa ialah apa yang merisaukan jiwa dan menyebabkan ganjalan dalam dada
walaupun orang-orang meminta atau memberi fatwa kepadamu. (HR. Muslim)
"Orang yang membawa (mengangkut) sendiri barang dagangannya maka
dia terbebas dari kesombongan. (HR. Al-Baihaqi).
"Orang yang mengharamkan kelemah lembutan, maka akan diharamkan
baginya segala kebaikan." [HR. Muslim]
اللهم من ولي
من أمر أمتي شيئا فشق عليهم فاشقق عليه، ومن ولي من أمر أمتي شيئا فرفق بهم فارفق به
Artinya:
"Ya Allah, siapa saja yang mengurus urusan umatku, kemudian ia memberatkan
mereka, maka beratkanlah ia. Dan siapa saja yang mengurus urusan umatku,
kemudian ia bersikap lemah lembut kepada mereka, maka lemah lembutlah Engkau
kepadanya." [HR. Muslim]
"Di
antara tanda-tanda kesengsaraan adalah mata yang beku, hati yang kejam, dan
terlalu memburu kesenangan dunia serta orang yang terus-menerus melakukan
perbuatan dosa. "(HR. Al Hakim)
Tahukah
kamu siapa orang yang bangkrut? Para sahabat menjawab, "Allah dan rasulNya
lebih mengetahui." Nabi Saw lalu berkata, " Sesungguhnya orang yang
bangkrut dari umatku ialah (orang) yang datang pada hari kiamat dengan membawa
amalan puasa, shalat dan zakat, tetapi dia pernah mencaci-maki orang dan menuduh
orang itu berbuat zina. Dia pernah memakan harta orang itu, lalu dia menanti
orang ini menuntut dan mengambil pahalanya (sebagai tebusan) dan orang itu
mengambil pula pahalanya. Bila pahala- pahalanya habis sebelum selesai tuntutan
dan ganti tebusan atas dosa-dosanya maka dosa orang- orang yang menuntut itu
diletakkan di atas bahunya lalu dia dihempaskan ke api neraka." (HR.
Muslim)
"Kelak akan menimpa umatku penyakit umat-umat terdahulu yaitu
penyakit sombong, kufur nikmat dan lupa daratan dalam memperoleh kenikmatan.
Mereka berlomba mengumpulkan harta dan bermegah-megahan dengan harta. Mereka
terjerumus dalam jurang kesenangan dunia, saling bermusuhan dan saling iri,
dengki, dan dendam sehingga mereka melakukan kezaliman (melampaui batas). (HR.
Al Hakim)
"Janganlah engkau menyepelekan kebaikan sedikitpun meski sekadar
menuangkan air dari ember timbamu ke bejana orang yang meminta air, dan meski
sekadar berbicara dengan saudaramu dengan wajah yang berseri-seri." [HR
Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan an-Nasa'i]
Rasulullah
saw bersabda, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka
hendaklah ia berkata baik atau diam." [Hadits riwayat Mutafaq 'alaih]
Tidak ada
suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya
daripada sabar. (HR. Al Hakim)
Sabar
adalah separo iman dan keyakinan adalah seluruh keimanan. (HR. Ath-Thabrani dan
Al-Baihaqi)
Ada tiga
hal yang termasuk pusaka kebajikan, yaitu merahasiakan keluhan, merahasiakan
musibah dan merahasiakan sodaqoh (yang kita keluarkan). (HR. Ath-Thabrani)
Orang yang
bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena
ujian dan cobaan dia bersabar. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Senyummu
ke wajah saudaramu adalah sodaqoh. (Mashabih Assunnah)
Menyendiri
lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan kawan bergaul yang sholeh
lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik
daripada berdiam dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (ngobrol)
yang buruk. (HR. Al Hakim)
Seorang
mukmin yang bergaul dan sabar terhadap gangguan orang, lebih besar pahalanya
dari yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak sabar dalam menghadapi
gangguan mereka. (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
Amal
perbuatan yang paling disukai Allah sesudah yang fardhu (wajib) ialah
memasukkan kesenangan ke dalam hati (menghibur hati) seorang muslim. (HR.
Ath-Thabrani)
Seorang
mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya dia
segera memperbaikinya. (HR. Bukhari)
Tiga
perbuatan yang termasuk sangat baik, yaitu berzikir kepada Allah dalam segala
situasi dan kondisi, saling menyadarkan (menasihati) satu sama lain, dan
menyantuni saudara-saudaranya (yang memerlukan). (HR. Ad-Dailami)
Jibril
Alaihissalam yang aku cintai menyuruhku agar selalu bersikap lunak (toleran dan
mengalah) terhadap orang lain. (HR. Ar-Rabii')
Seorang
muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, tidak menzaliminya dan tidak
mengecewakannya (membiarkannya menderita) dan tidak merusaknya (kehormatan dan
nama baiknya). (HR. Muslim)
Rasulullah
Saw melarang mendatangi undangan orang-orang fasik. (HR. Ath-Thabrani)
Janganlah
kamu duduk-duduk di tepian jalan. Para sahabat berkata, "Ya Rasulullah,
kami memerlukan duduk-duduk untuk berbincang-bincang." Rasulullah kemudian
berkata, "Kalau memang harus duduk-duduk maka berilah jalanan
haknya." Mereka bertanya, "Apa haknya jalanan itu, ya
Rasulullah?" Nabi Saw menjawab, "Memalingkan pandangan (bila wanita
lewat), menghindari gangguan, menjawab ucapan salam (dari orang yang lewat),
dan beramar ma'ruf nahi mungkar." (Mutafaq'alaih)
Termasuk
sunnah bila kamu menghantar pulang tamu sampai ke pintu rumahmu. (HR.
Al-Baihaqi)
Rasulullah
Saw menerima pemberian hadiah dan mendoakan ganjaran atas pemberian hadiah
tersebut. (HR. Bukhari)
Jangan
menolak hadiah dan jangan memukul kaum muslimin. (HR. Ahmad)
Hendaknya
kamu saling memberi hadiah. Sesungguhnya pemberian hadiah itu dapat melenyapkan
kedengkian. (HR. Tirmidzi dan dan Ahmad)
Seorang
pemuda yang menghormati orang tua karena memandang usianya yang lanjut maka
Allah mentakdirkan baginya pada usia lanjut orang akan menghormatinya. (HR.
Tirmidzi)
Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah menghormati
tamunya. Kewajiban menjamu tamu hanya satu hari satu malam. Masa bertamu adalah
tiga hari dan sesudah itu termasuk sedekah. Tidak halal bagi si tamu tinggal
lebih lama sehingga menyulitkan tuan rumah. (HR. Al-Baihaqi)
Barangsiapa menerima kebaikan (pemberian) dari kawannya (saudaranya)
tanpa diminta hendaklah diterima dan jangan dikembalikan. Sesungguhnya itu
adalah rezeki yang disalurkan Allah untuknya. (HR. Al Hakim)
Barangsiapa membela (nama baik dan kehormatan) saudaranya tanpa
kehadirannya maka Allah akan membelanya di dunia dan di akhirat. (HR.
Al-Baihaqi
Apabila
kawan muslim seseorang digunjing dan dia tidak menyanggah (membelanya) padahal
sebenarnya dia mampu membelanya maka Allah akan merendahkannya di dunia dan di
akhirat. (HR. Al Baghowi dan Ibnu Babawih)
Jiwa-jiwa
manusia ibarat pasukan. Bila saling mengenal menjadi rukun dan bila tidak
saling mengenal timbul perselisihan. (HR. Muslim)
Tiada
beriman seorang dari kamu sehingga dia mencintai segala sesuatu bagi saudaranya
sebagaimana yang dia cintai bagi dirinya. (HR. Bukhari)
Hubungilah orang yang memutus hubungannya
dengan kamu dan berilah (sesuatu) kepada orang yang enggan memberimu. Hindarkan
dirimu dari orang yang menzalimi kamu (Artinya, jangan menghiraukan orang yang
menzalimi kamu). (HR. Ahmad)
Belalah
(tolonglah) kawanmu baik dia zalim maupun dizalimi. Apabila dia zalim, cegahlah
dia dari perbuatannya dan bila dia dizalimi upayakanlah agar dia dimenangkan
(dibela). (HR. Bukhari)
Barangsiapa tidak memperhatikan (mempedulikan) urusan kaum muslimin maka
dia bukan termasuk dari mereka. (HR. Abu Dawud)
Jangan
menunjukkan kegembiraan atas penderitaan saudaramu, niscaya Allah akan
menyelamatkannya dan akan menimpakan (musibah) kepadamu. (HR. Aththusi dan
Tirmidzi)
Apabila
kamu memukul, hindarilah wajah. (HR. Mashabih Assunnah)
Wahai
segenap manusia, sesungguhnya Robbmu satu dan bapakmu satu. Tidak ada kelebihan
bagi seorang Arab atas orang Ajam (bukan Arab) dan bagi seorang yang bukan Arab
atas orang Arab dan yang (berkulit) merah atas yang hitam dan yang hitam atas
yang merah, kecuali dengan ketakwaannya. Apakah aku sudah menyampaikan hal ini?
(HR. Ahmad)
Tidak
boleh ada gangguan (akibat yang merugikan dan menyedihkan) dan tidak boleh ada
paksaan. (HR. Malik)
Cukup
jahat orang yang menghina saudaranya. (HR. Muslim)
Tidak
halal bagi seorang muslim menjauhi (memutuskan hubungan) dengan saudaranya
melebihi tiga malam. Hendaklah mereka bertemu untuk berdialog mengemukakan isi
hati dan yang terbaik ialah yang pertama memberi salam (menyapa). (HR. Bukhari)
Barangsiapa meniru-niru tingkah laku suatu kaum maka dia tergolong dari
mereka. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Tidak
akan masuk surga orang yang suka mencuri berita (suka mendengar-dengar berita
rahasia orang lain). (HR. Bukhari)
Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling cinta kasih dan
belas kasih seperti satu tubuh. Apabila kepala mengeluh (pusing) maka seluruh
tubuh tidak bisa tidur dan demam. (HR. Muslim)
Kawan
pendamping yang sholeh ibarat penjual minyak wangi. Bila dia tidak memberimu
minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya. Sedangkan kawan pendamping yang
buruk ibarat tukang pandai besi. Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan
terkena asapnya. (HR. Bukhari)
Tiada
beriman orang yang tidak memegang amanat dan tidak ada agama bagi orang yang
tidak menepati janji. (HR. Ad-Dailami)
Tunaikanlah amanat terhadap orang yang mengamanatimu dan janganlah
berkhianat terhadap orang yang mengkhianatimu. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Orang yang
diajak bermusyawarah (dimintai pendapat) adalah orang yang bisa memegang amanat
(jujur, ikhlas dan dapat menyimpan rahasia). (HR. Ath-Thabrani)
Aku
menjenguk ke surga dan aku melihat kebanyakan penghuninya orang-orang fakir
(miskin). Lalu aku menjenguk ke neraka dan aku melihat kebanyakan penghuninya
adalah kaum wanita. (HR. Bukhari dan Muslim) yang dimaksud hadits ini adalah
fakir miskin yang sabar dan bersyukur dan kebanyakan wanita masuk neraka adalah
karena banyak mengeluh kepada suami dan tak mau bersyukur.
Sesungguhnya agama ini mudah dan tiada seorang yang mempersulit agama,
kecuali pasti dikalahkannya (menemui kesulitan). Bertindaklah tepat, lakukan
pendekatan, sebarkan berita gembira, permudahlah dan gunakan siang dan malam
hari serta sedikit waktu fajar sebagai penolongmu. (HR. Bukhari)
Tiada
lurus iman seorang hamba sehingga lurus hatinya, dan tiada lurus hatinya
sehingga lurus lidahnya. (HR. Ahmad)
Sebaik-baik umatku adalah apabila pergi (musafir) dia berbuka puasa dan
shalat Qashar, dan jika berbuat kebaikan merasa gembira, tetapi apabila
melakukan keburukan dia beristighfar. Dan seburuk-buruk umatku adalah yang
dilahirkan dalam kenikmatan dan dibesarkan dengannya, makanannya sebaik-baik
makanan, dia mengenakan pakaian mewah-mewah dan bila berkata tidak benar (tidak
jujur). (HR. Ath-Thabrani)
Allah Azza
wajalla mewajibkan tujuh hak kepada seorang mukmin terhadap mukmin lainnya,
yaitu: (1) melihat saudara seimannya dengan rasa hormat dalam pandangan
matanya; (2) mencintainya di dalam hatinya; (3) menyantuninya dengan hartanya;
(4) tidak menggunjingnya atau mendengar penggunjingan terhadap kawannya; (5)
menjenguknya bila sakit; (6) melayat jenazahnya; (7) dan tidak menyebut kecuali
kebaikannya sesudah ia wafat. (HR. Ibnu Baabawih)
Sebaik-baik kamu ialah yang diharapkan kebaikannya dan aman dari
kejahatannya, dan seburuk-buruk kamu ialah yang tidak diharapkan kebaikannya
dan tidak aman dari kejahatannya. (HR. Tirmidzi dan Abu Ya'la)
Aku
mengagumi seorang mukmin. Bila memperoleh kebaikan dia memuji Allah dan
bersyukur. Bila ditimpa musibah dia memuji Allah dan bersabar. Seorang mukmin
diberi pahala dalam segala hal walaupun dalam sesuap makanan yang diangkatnya
ke mulut isterinya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Seorang
mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai Allah daripada seorang mukmin
yang lemah dalam segala kebaikan ..(HR. Muslim)
Seorang
mukmin bukanlah pengumpat dan yang suka mengutuk, yang keji dan yang ucapannya
kotor. (HR. Bukhari)
Penghuni
neraka ialah orang yang buruk perilaku dan akhlaknya dan orang yang berjalan
dengan sombong, sombong terhadap orang lain, menumpuk harta kekayaan dan
bersifat kikir. Adapun penghuni surga ialah rakyat yang lemah, yang selalu
dikalahkan. (HR. Al Hakim dan Ahmad)
Rasulullah
Saw melarang orang makan atau minum sambil berdiri. (HR. Muslim)
Seorang
sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yang akan
berguna bagiku dari sisi Allah." Nabi Saw lalu bersabda:
"Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan)
dunia, dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah
kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui
kapan doamu akan terkabul." (HR. Ath-Thabrani)
Barangsiapa ingin agar do'anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya
teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)
